top of page

Nilai Tukar Petani (NTP)

Konsep dan Definisi NTP

  • NTP merupakan rasio antara Indeks Harga yang Diterima oleh Petani (It) dan Indeks Harga yang Dibayar oleh Petani (Ib).

  • Indeks Harga yang Diterima oleh Petani (It) dan Indeks Harga yang Dibayar oleh Petani (Ib) dihitung dengan menggunakan formula Modified Laspeyres Index.

  • Penghitungan NTP dilandasi pemikiran bahwa sebagai agen ekonomi, baik sebagai produsen dan konsumen, petani memproduksi hasil pertanian yang kemudian hasilnya dijual dan petani juga merupakan konsumen yang membeli barang dan jasa untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari dan juga mengeluarkan biaya produksi dalam usahanya untuk memproduksi komoditas/produk pertanian.

Arti Angka NTP

  • NTP>100 : Indeks Harga yang Diterima oleh Petani lebih besar daripada Indeks Harga yang Dibayar oleh Petani. Petani mengalami kenaikan dalam hal perdagangan ketika rata-rata tingkat harga yang mereka terima mengalami kenaikan yang lebih cepat daripada tingkat rata-rata harga yang dibayarkan.

  • NTP=100 : Ketika hubungan secara umum antara tingkat harga komoditas yang dijual petani dan harga barang yang dibeli petani sama. Harga pertanian secara umum dianggap setara antara tingkat harga komoditas yang dijual petani dan harga barang yang dibeli petani.

  • NTP<100 : Indeks Harga yang Diterima oleh Petani lebih kecil daripada Indeks Harga yang Dibayar oleh Petani. Petani mengalami penurunan dalam hal perdagangan ketika harga yang mereka bayar mengalami kenaikan yang lebih cepat daripada harga yang mereka terima.

Kegunaan dan Manfaat NTP

  • Dari Indeks Harga yang Diterima Petani (It), dapat dilihat perkembangan harga komoditas/produk pertanian yang dijual oleh petani secara periodik.

  • Dari Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib), dapat dilihat perkembangan harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh petani di pedesaan maupun perkembangan harga barang dan jasa yang yang diperlukan untuk memproduksi komoditas/produk pertanian.

  • NTP merupakan ukuran hubungan harga. NTP memberikan indikasi secara umum mengenai daya beli komoditas/produk pertanian terhadap barang dan jasa yang saat ini dibeli oleh petani baik untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari maupun untuk biaya produksi dan penambahan barang modal.

Cakupan Komoditas NTP

  • Subsektor Tanaman Pangan terdiri dari padi dan palawija.

  • Subsektor Hortikultura terdiri dari sayuran, buah-buahan, dan tanaman obat-obatan.

  • Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat seperti: kelapa, kopi, cengkeh, tembakau, dan sebagainya.

  • Subsektor Peternakan terdiri dari ternak besar (sapi, kerbau), ternak kecil (kambing, domba, babi, dll), unggas (ayam, itik, dll), hasil-hasil ternak (susu sapi, telur, dll)

  • Subsektor Perikanan, meliputi perikanan tangkap maupun perikanan budidaya.

Output NTP

  • Berita Resmi Statistik mengenai Perkembangan Nilai Tukar Petani 2022 per bulan

  • Berita Resmi Statistik mengenai Perkembangan Nilai Tukar Petani 2023 per bulan

Badan Pusat Statistik

(BPS-Statistic Indonesia)

Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta 10710 Indonesia

Telp (021) 3841195, 3842508, 3810291, Faks (021) 3857046, Mailbox : bpshq@bps.go.id

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik

Semua Hak Dilindungi

bottom of page